Saturday, October 3, 2020

Mengenal Kain (Batik) Sasirangan......Tugas Tematik Kelas V B MIN 8 HULU SUNGAI TENGAH

 

Mengenal Kain (Batik) Sasirangan khas Kalimantan Selatan 

Kain (batik) sasirangan adalah kain tradisional khas suku Banjar, yaitu sub suku bangsa melayu yang terdiaspora paling jauh dari akar wilayah budayanya yang sebagian besar berdomisili di bagian tenggara Pulau Kalimantan, yang sekarang kita kenal sebagai Propinsi Kalimantan selatan.

Fatih Mumtaza

Nama kain (batik) "Sasirangan" diambil dari kata kerja yang diadopsi dari cara atau proses pembuatan kain, yaitu "sirang" yang berarti jelujur/lajur atau pelajuran.

"Sa" berarti "satu" dan "sirang" berarti "jelujur/lajur/pelajuran". Secara harfiah sasirangan bisa dimaknai sebagai proses pen-jelujur/lajur-an yang di simpul/diikat dengan benang atau tali lainnya kemudian diwarnai dengan cara dicelup dengan warna serta bahan pilihan (sintetis/alami) sesuai dengan kebutuhan pewarnaan.











Tapi ada juga yang mengatakan kain Sasirangan merupakan varian dari batik. Bahkan ada pula yang mengatakan, mirip dengan Batik Jumputan dan sebagainya. Memang, kalau merujuk pada pengertian batik secara baku menurut wikipedia yang juga merujuk dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) yang diartikan sebagai kain bergambar yang pembuatannya secara khusus dengan menuliskan atau menerakan malam pada kain itu, kemudian pengolahannya diproses dengan cara tertentu yang memiliki kekhasan, sepertinya Kain Sasirangan memang tidak termasuk batik karena tahapan proses pengolahannya sangat berbeda.












Keunikan Kain (Batik) Sasirangan adalah mempunyai motif yang paten (kadang terlihat tidak lazim) dan sudah dianggap sebagai pakem budaya layaknya batik tulis, tapi tingkat presisi dari hasil akhir motif tidak bisa sama persis layaknya batik cap.

Mengenal Kain (Batik) Sasirangan

Syerli Meilinda Sari




Menurut sejarah, awalnya masing-masing motif kain (batik) Sasirangan mempunyai fungsi serta kegunaan yang berbeda-beda dalam pemanfaatannya, khususnya dalam ritual upacara adat suku banjar. Ada yang khusus untuk batatamba (pengobatan orang sakit), laung (ikat kepala adat Banjar), Kakamban (serudung), udat (kemben), babat (ikat pinggang), tapih bahalai (sarung/jarik untuk perempuan), dan lain sebagainya.S eiring dengan perkembangan jaman serta semakin mendunianya kain (batik) Sasirangan, mulai ada pergeseran pada peruntukannya.







Sekarang, kain (batik) Sasirangan 
Karima Najwa
tidak hanya berfungsi sebagai bagian dari ritual adat suku Banjar semata, tapi sudah melebar dan meluas melampaui batas-batas sakral sebagaimana fungsi awalnya.


Kain (batik) Sasirangan sekarang telah menjadi bahan pakaian sehari-hari masyarakat Banjar, tidak hanya golongan elit bangsawan (keturunan kesultanan/Pagustian) saja, tapi juga oleh masyarakat umum.

Menurut budayawan Banjar, H.M. Syamsiar Seman dalam buku karyanya "Sasirangan Kain Khas Banjar", setidaknya dikenal 21 motif tradisional kain Sasirangan, diantaranya;

Seperti sarigadingombak sinapur karang (ombak menerjang batu karang), hiris pudak (irisan daun pudak), hiris gagatas (irisan kue gagatas), kambang sakaki, ingkang, bayam raja (daun bayam), kambang kacang (bunga kacang panjang), naga balimbur (ular naga), daun jeruju (daun tanaman jeruju), bintang bahambur (bintang bertaburan di langit), kulat karikit (jamur kecil), gigi haruan (gigi ikan gabus), turun dayang (garis-garis), kangkung kaombakan (daun kangkung), ular lidi, Mayang maurai, dan jajumputan (jumputan). Selain itu, ditangan-tangan kreatif, motif kain kebanggan masyarakat Kalimantan Selatan ini terus berkembang.

Muthia Humaira

 Setiap saat selalu muncul ragam motif dengan ornamen yang bermacam-macam, ada kambang tampuk manggis (bunga buah manggis), dara manginang (remaja makan daun sirih), putri manangis (putri menangis), kambang cengkeh (bunga cengkeh), awan beriring (awan sedang diterpa angin), banawati (warna pelangi) dan banyak yang lainnya. 




No comments:

Post a Comment

LONG LIFE EDUCATION....BELAJAR SEPANJANG MASA

         Berawal dari keinginan untuk selalu belajar menjadi lebih baik berusaha membenahi dan mengevaluasi kekurangan diri serta meningkatk...